Karena
jasa The Force Awaken, akhirnya demam Star Wars kembali terulang,
dengan film spin off Rogue One yang akan dirilis akhir tahun ini dan
berbagai film di tahun berikutnya, Franchise
ini kembali menjadi sorotan publik.
Saya sudah membuat postingan khusus yang membahas tentang Harry Potter, jika tertarik bisa dibaca di SINI.
Ok, jadi film ini adalah spin-off dari Harry Potter yang mengambil setting 70 tahun sebelum Harrry Potter dimulai dan memperkenalkan cerita dan tokoh baru.
Sambil
menunggu film Fantastic
Beast And Where To Find Them
yang akan dirilis minggu ini, izinkan saya me-refresh
ingatan kalian tentang sebuah dunia penyihir yang menjadi sebuah
trend pada tahun 90-an sampai 2000-an.
Inilah
kisah tentang Harry Potter, The Boy Who Lived
Saat
berita MAA akan tutup muncul, saya sudah mulai malas memainkannya
(tapi tetap saya mainkan agar bisa membuat review terakhir) dan mulai
mencari penggantinya. Dan penggantinya muncul dalam bentuk Star Wars.
Kenapa
bukan Marvel Future Fight (MFF) ??? karena waktu itu saya menganggap
bahwa game ini akan sulit dimainkan karena saya sudah tertinggal >
1,5 tahun yang akhirnya membuat saya bermain game lain.
Apa
cuma saya yang berpikir bahwa film ini sangat cocok bagi rakyat
Indonesia yang akhir-akhir sangat sensitif terhadap hal-hal mistis,
terutama setelah kasus "Bimas Gendeng Gak bisa Move On
Kepemilikan Bersama" (Nama sengaja disamarkan) yang konon sakti
mandraguna sampai bisa menggandakan benda dengan bantuan makhluk dari
alam lain dan seorang penasehat spiritual yang saya lupa namanya XD..
Setelah
sebelumnya sukses dengan Daredevil dan Jessica Jones, Netflix kembali
membawa Superhero Marvel menuju layar kaca, dan kali ini yang
diangkat adalah Luke Cage, Superhero yang memiliki kulit 'Anti
Peluru'/Bulletproof.
Sampai
saat ini, Hearthstone tetap memegang posisi sebagai game collectible
card game
yang paling banyak dimainkan, apalagi dengan berbagai update yang
ditawarkan game ini.
Saya
masih ingat ketika tahun 90 s/d 2000an kegiatan yang lazim dilakukan
oleh anak-anak sehabis bersekolah adalah menonton TV (setelah itu
bermain), tapi ada yang beda di hari sabtu, pada hari itu salah satu
stasiun TV yang biasanya menayangkan film horor Cina malah
menayangkan lokal yang menunjukkan aksi kocak 3 orang yang pada waktu
itu belum saya ketahui siapa namanya.
Industri
film saat ini sedang akrab dengan konsep 'Remake' yaitu membuat ulang
film lama yang dibalut dengan gaya baru/modern. Tentu saja ada Remake
yang gagal dan remake yang berhasil, semua tergantung dari bagaimana
kita menilainya tanpa harus membanding-bandingkannya dengan versi
terdahulunya.