Just A review From me: [MOVIE] Incredibles 2 Review

Monday, June 18, 2018

[MOVIE] Incredibles 2 Review


Prolog


  Saya tidak mau berpanjang-panjang ria, 14 tahun menunggu sequel "The Incredibles" yang dirilis pada tahun 2004 ini membuat saya sedikit (saya ulangi, SEDIKIT) kecewa pada bagian-bagian awal tetapi masih dapat terhibur dengan keseluruhan film meskipun jelas-jelas jika film ini mengulangi konsep film pertama dan tidak memberikan hal yang baru.




  Dan karena film ini SANGAT dinantikan bagi beberapa orang (saya ulangi, SANGAT) jadi sangat dimaklumi jika mereka rela untuk "mengusir" anak-anak demi bisa menonton film ini XD.



(minggir anak-anak, ini film khusus DEWASA XD)

Bao, Bakpao Kecil Nan Menggemaskan



  Seperti tradisi Pixar sebelumnya, sebuah short film (film pendek) akan menghibur anda sebelum The Incredibles 2 dimulai dan short film kali ini JAUH lebih memuaskan ketimbang "Olaf's Frozen Adventure" yang sangat merusak pengalaman saat anda menonton film Coco -_-.

  Bao sendiri menceritakan bakpao kecil yang dirawat oleh seorang wanita yang, aksi Bao sangat menggemaskan sampai-sampai anda tidak akan mengira pesan dan akhir film pendek ini yang sangat sangat mengejutkan sekaligus menyedihkan.

  Saya pribadi memberikan nilai 90 untuk film pendek ini, kekurangannya terletak pada minimnya dialog yang terjadi pada film pendek ini.

Story


  Langsung melanjutkan ending "sempurna" The Incredibles pertama dimana kota diserang oleh The Underminer, meski aksi ini berhasil dihentikan oleh keluarga Incredibles ternyata kegiatan Superhero masih dianggap ilegal dan membuat kehidupan keluarga Incredibles terancam!!!

  Harapan datang dari Wiston Deavor, seorang konglomerat yang ingin melegalkan kembali para Superhero dengan cara memperbaiki image para Superhero di mata masyarakat (baca : pencitraan XD), dan sebagai tahap awal dari rencana Winston adalah meminta Elastigirl untuk beraksi karena dianggap sebagai Superhero dengan jumlah kehancuran properti terkecil ketimbang 2 Superhero lainnya yaitu Mr Incredibles dan Frozone.

  Kehidupan baru Elastigirl membuat Mr Incredibles "terpaksa" harus mengurus 3 anak-anak mereka, jadi intinya :

"Istri kerja lembur bagai kuda, Suami "disiksa" fisik mental di rumah XD"

  Kisah Elastigirl tampil layaknya film-film Superhero pada umumnya dengan berbagai klise di dalamnya yang mudah ditebak tapi masih mampu menghibur para penonton sedangkan aksi Mr Incredibles dalam mengurus anak-anak mereka terlihat sangat "realistis" sekaligus lucu XD.

  Untuk Villain, mungkin Screenslaver" tidak akan se-memorable Syndrome karena aksi dan dialognya terlihat sangat klise tetapi masih mampu meneror penonton dengan caranya sendiri.

  Meskipun pada akhirnya Incredibles 2 kembali mengulang konsep pada film pertama dan tidak memberikan hal baru, saya tetap sangat merekomendasikan film karena ternyata mampu tampil JAUH lebih baik ketimbang film pertamanya (apalagi sekarang saya sudah bisa memahami berbagai elemen dark yang ada pada film ini).

Characters


Bob Parr a.k.a Mr. Incredible (Craig T. Nelson)



  kali ini berperan sebagai "bapak rumah tangga" sambil menunggu Winston memberi "lampu hijau" bagi dirinya XD, aksinya mengurus Jack-jack akan menjadi hiburan utama dalam film ini.

  Tapi jika dilakukan dengan benar, mengurus anak-anak sebenarnya adalah perbuatan yang JAUH lebih "mulia" ketimbang menjadi Superhero.

Helen Parr a.k.a Elastigirl (Holly Hunter)



  Menjadi sosok Superhero yang ditunjuk Winston untuk memperbaiki image Superhero di mata masyarakat, dengan dilengkapi kostum dan perlengkapan baru Elastigirl siap memberikan aksi keren dalam menyelamatkan kota dan kelak memburu seorang villain dengan julukan "Screenslaver". Elastigirl adalah karakter utama dalam film ini.

Violet (Sarah Vowell) dan Dash (Huck Milner)



  Peran mereka tidak sebanyak film sebelumnya karena kali ini mereka harus berhadapan dengan kehidupan sekolah, Dash dengan PR matematikanya (jika anda pernah mengerjakan PR adik/anak anda PASTI bisa merasakan apa yang Bob rasakan) sedangkan Violet sedang galau berat karena kencan dengan Tony Rydinger "hancur" (ada alasan logis untuk hal ini) dan Violet semakin galau saat mengetahui jika Bob memiliki peran dalam menghancurkan kencannya, bahkan Violet mengancam akan berhenti sebagai Superhero!!!

Jack-Jack (Eli Fucile)



  menjadi sosok paling imut sekaligus paling kuat karena ternyata Jack-Jack memiliki BANYAK kekuatan Super yang mampu merepotkan keluarganya XD. Betul-betul cocok diberi gelar Baby Ex Machina XD.

Winston Deavor (Bob Odenkirk)



  Konglomerat di bidang telekomunikasi yang ingin membuat para Superhero kembali legal di mata hukum, Winston sendiri memiliki ayah yang dahulu sangat mendukung para Superhero tetapi harus mengalami akhir yang tragis saat Superhero menjadi ilegal :'(

  Untuk para fans Breaking Bad / Better Call Saul pasti bisa sangat akrab dengan karakter ini karena pengisi suaranya tidak lain tidak bukan adalah Saul Goodman, si pengacara "kriminal".

Evelyn Deavor (Catherine Keener)



  adik Winston yang mendukung aksi Elastigirl dari balik layar dengan berbagai penemuan canggih yang dia miliki.

Screenslaver (Bill Wise)



  Villain yang bisa menghipnotis siapa saja melalui berbagai gambar yang dia tampilkan dalam layar, aksinya sendiri terbukti mampu membahayakan hidup beberapa orang dan membuat Elastigirl harus mencari tahu siapa identitas sebenarnya dari Screenslaver.

Lucius a.k.a Frozone (Samuel L. Jackson)



  menjadi orang yang mengenalkan Bob dan Helen kepada Winston, Lucius akan berperan banyak menjelang akhir film ini. Tapi setidaknya kostumnya kali ini tidak disembunyikan oleh istrinya XD.

New Superheroes



  para Superhero pemula yang muncul karena "terinspirasi" aksi dari Elastigirl, aksi mereka sendiri singkat dan cukup mengecewakan (tapi tidak seburuk para X-Force di Deadpool 2 XD). Dari kiri ke kanan ada Screech yang memiliki suara sonik, He-Lectrix yang bisa mengeluarkan listrik dari tubuhnya, Reflux yang meskipun tua tapi bisa mengeluarkan lava dari mulutnya XD, Brick yang memiliki tenaga super yang tidak kalah dengan Mr. Incredible, Krushauer dengan kekuatan telekinesis, dan Voyd yang bisa membuat portal mini.


Conclusion


  Pada akhirnya The Incredibles 2 kembali mengulangi formula sukses yang membuat film pertamanya sukses, mungkin hal "kecil" ini dapat membuat beberapa individu menjadi "kebakaran jenggot" karena mereka selalu menuntut hal baru jika menyangkut tentang film Superhero.

  Saya pribadi kembali merasakan apa yang pernah saya saksikan 14 tahun silam melalui film ini dengan tambahan sekarang saya bisa lebih mengerti beberapa elemen dark yang ditampilkan dalam film ini (contoh : poliTIKUS masih menjadi penjahat utama dalam seri ini -_- ), sangat tepat jika saya sebut "Incredibles 2 = The Incredibles bagi generasi saat ini" dengan harapan kelak generasi saat ini akan mengalami apa yang pernah kami rasakan 14 tahun silam.

  Tapi tetap saya cukup kecewa dengan adegan awal di film ini yang jelas-jelas "merusak" apa yang sudah film ini bangun 14 tahun silam apalagi dari segi ending, tapi keseluruhan film ini mampu membuat saya melupakan kekesalan yang tadi saya miliki XD.

  Pesan saya bagi studio PIXAR "Please jangan ada sequel lagi" karena ending film ini masih saya anggap perfect dan saya harap Pixar tidak akan merusaknya (lagi). Tapi who knows, mungkin 14 tahun ke depan kita akan disuguhi The Incredibles 3....

  karena percaya atau tidak, tahun depan akan ada Toy Story 4 (dan kita semua setuju jika ending Toy Story 3 itu sangat perfect bukan ???).

My Score


95 , It's SHOWTIME!!!


temukan review lainnya di SINI


============================================================
============================================================
============================================================
============================================================
============================================================
============================================================
============================================================




BONUS



  tahukah anda jika film The Incredibles pertama memiliki "konsep awal" adegan yang terpaksa dihapus karena dianggap terlalu dark yang berhubungan dengan Violet ???

  Jadi dalam rencana awal, Mr Incredible dan Elastigirl diteror oleh Syndrome (berbentuk pria tua) yang nantinya akan digagalkan oleh Violet yang masih bayi karena Syndrome tidak bisa melihatnya XD. Tapi yang bikin ngeri adalah kalimat yang dikeluarkan oleh Syndrome yaitu :

"Isn't It against the law for Supers to breed ???"

  arti kalimat di atas adalah "bukannya para Superhero dilarang untuk memiliki anak ???", saya tidak bisa membayangkan jika adegan ini benar-benar dimasukkan dalam film The Incredibles, pasti akan membuat film ini JAUH berbeda dengan yang kita kenal selama ini dan kembali membuat saya (kembali) berpikir jika Pemerintah dalam dunia The Incredibles pasti SANGAT membenci para Superhero -_- .

No comments:

Post a Comment