Just A review From me: [MOVIE] Dune : Part Two Review

Monday, April 29, 2024

[MOVIE] Dune : Part Two Review

 Before Prolog

Film ini tidak disarankan untuk :

- pengidap religionphobia, khususnya daerah gurun XD

- manusia dengan nama Anakin Skywalker XD


sumber : imdb

Prolog


  Setelah penantian yang cukup panjang (3 tahun) akhirnya kisah Paul Atreides kembali berlanjut di “Dune : Part Two”, apakah film ini mampu mengulangi kesuksesan film pertamanya meskipun (masih) dibanjiri kritik yang membandingkan Dune dengan berbagai karya science fiction (Sci-Fi) lainnya.


   Oh jika saja mereka tahu posisi Dune yang pada dasarnya adalah…


sumber : astor

 

  Kenapa review ini tergolong amat sangat telat (film ini sudah tersedia dalam bentuk streaming) ??? soalnya niatnya baru muncul sekarang XD.

 

  Bagi saya pribadi “Dune : Part 2” tampil begitu “minimalis tapi megah”, salut kepada Sutradara Denis Villeneuve yang berhasil membuat karya “sepuh” ini menjadi unik meskipun berbau minimalis XD.



Melihat Dari Sisi Lain

 

  Produksi film ini terhambat karena faktor “Kopet-19” dan distribusi film ini terhambat karena ada demo pekerja Hollywood, untungnya selain 2 hal ini tidak ada “drama” lainnya untuk film ini.

 

  Tapi Boong XD, ada 1 merchandise yang membuat film ini menjadi viral yaitu Dune Popcorn Bucket (tempat popcorn yang overpriced) yang sebenarnya sih biasa-biasa saja tapi bagi mereka yang bernafsu berselera tinggi benda ini bisa menjadi… (silahkan isi sendiri)


 

(ini adalah versi paling sopan dari parodi produk ini bagi saya)

 

  Untungnya benda ini tidak ada di Indonesia, soalnya peminat Dune di sini tergolong sedikit sih XD

 

Overview



  Setelah selamat dari pembantaian House Atreides oleh House Harkonnen di film sebelumnya, sekarang Paul Atreides ingin membalaskan dendam keluarganya. Tapi untuk melakukan itu semua dia membutuhkan kekuatan dan orang-orang yang mau berjuang bersama dirinya. Untungnya Paul sedang bersama kaum Fremen yang mempercayai ramalan tentang Lisan al-Gaib. Hal ini otomatis membuat Paul menderita “galau tingkat tinggi”, apakah niat balas dendam Paul akan tercapai ???

 

  Film ini didominasi oleh tingkah laku kaum Fremen yang (mungkin) akan terasa sangat radikal bagi penonton, tapi inilah charm terbaik dari film ini karena penonton akan melihat berbagai budaya dari kaum Fremen yang jelas-jelas “terinspirasi” dari agama *pippp. Bagi saya unsur religi di Dune menjadi hal terbaik jika dibandingkan dengan film Sci-Fi lainnya sampai-sampai saya merasa jika Frank Herbert (pengarang Novel Dune) adalah seorang pria dengan mindset “agama adalah candu” XD.

 

  Untuk visual dan action film ini tergolong minimalis tapi atmosfir film ini mampu membuat beberapa adegan menjadi “megah”. Sepertinya Sutradara film ini sangat menyadari jika Dune adalah inspirasi dari berbagai karya Sci-Fi sehingga dia memilih jalur minimalis XD.

 

  Kritik utama saya di film ini ada 2 yaitu ada cukup banyak bagian yang diubah (namanya juga adaptasi novel XD) dan sialnya film ini masih tidak mau menjelaskan fungsi UTAMA dari Spice Melange yang menjadi fokus utama di film ini. Jadi seakan-akan penonton dibuat seperti “tentara yang berperang demi minyak tapi tidak tahu fungsi minyak itu sendiri -_-”.

 

  Seperti yang sudah saya tulis + tebak di review film pertama, pada dasarnya Spice Melange adalah narkoba yang mampu memberikan berbagai sensasi kepada pemakainya, tapi jika digunakan oleh orang tertentu (baca : The Spacing Guild) maka Spice Melange dapat membuat mereka mampu menemukan rute paling efektif dalam perjalanan antar planet. Inilah yang membuat Spice Melange menjadi benda yang amat sangat berharga di dunia Dune.

 

  Jadi gampangnya Spice Melange adalah GPS dan The Spacing Guild adalah Ojol XD, tapi sangat disayangkan The Spacing Guild tidak muncul di film ini -_-.

 

  Seperti biasa, waktunya “kritik ngaco” XD :

 

- ada cukup banyak adegan yang kesannya “lah gitu doang” (namanya juga minimalis)

 

-  romansa antara Paul dan Chani terlihat begitu instant

 

- setting pada film ini tidak hanya di planet Arrakis, sayangnya minim sekali penjelasan tentang hal ini

 

- transisi beberapa adegan terlihat kasar (seperti di-cut)

 

Characters

 

Paul Atreides (Timothee Chalamet)


sumber : nerdist

 

  Kejadian di film pertama membuat Paul menjadi “galau” antara apakah dia harus “menipu” para Fremen dengan ramalan Lisan al-Gaib atau memilih jujur apa adanya dengan resiko ditinggalkan kaum Fremen. Hal ini akan menjadi fokus utama Paul di film ini sambil ditemani dengan berbagai aksi “sosialiasi” Paul dengan para Fremen untuk mempelajari kebudayaan mereka sekaligus belajar menjadi salah satu dari mereka.

 

  Hasil dari “sosialiasi” ini akhirnya terwujud dengan diubahnya nama Paul oleh para Fremen menjadi “Paul Usul Muad’Dib” dengan Usul yang bermakna “pilar” dan Muad’Dib adalah sebutan untuk tikus gurun yang meskipun kecil namun gesit XD.

 

  Dan setelah Paul menentukan takdirnya, hal pertama yang dia lakukan adalah…

sumber : facebook


Chani (Zendaya)


sumber : digital spy

 

 

  Fremen skeptis yang mendukung Paul sekaligus menjadi love interest, Chani mendukung visi Paul yang ingin memebaskan kaum Fremen TANPA menjadi “Pemimpin” alias setara alias semua dianggap sama alias pendukung paham sosialis (lah ???).

 

  Namun siapa sangka, plot cerita berkata lain XD

 

Lady Jessica (Rebecca Ferguson)


sumber : inverse

 

  Ibu Paul yang ternyata kondisinya H-A-M-I-L saat kabur dari kejaran House Harkonnen. Oleh kaum Fremen Lady Jessica diminta menjadi penerus Reverend Mother yang saat ini kondisinya sedang kritis. Siapa sangka ternyata Reverend Mother adalah pembuat ramalan tentang Lisan al-Gaib sekaligus anggota Bene gesserit (a.k.a ibu-ibu pengajian oleh berbagai netizen di wkwk land XD) yang berarti semua ramalan ini pada akhirnya hanya berupa Propaganda semata!!!

 

  Ada ritual untuk menjadi Reverend Mother yaitu meminum water of life (air yang berisi pengetahuan para Reverend Mother terdahulu), tapi air ini bisa menjadi racun untuk pria dan wanita yang tidak terlatih. Setelah menjalani ritual ini tugas Jessica selanjutnya adalah menyebarkan ramalan Lisan al-Gaib di beberapa tempat kaum Fremen yang imannya masih kuat alias mudah dipengaruhi XD.

 

  Jadi gampangnya tugas Jessica saat ini adalah menjadi Buzzer bagi Paul.

 

  Oh ya, meminum water of life juga membuat janin di perut Jessica menjadi “sadar” dan mampu berkomunikasi dengan ibunya dalam bentuk telepati. Apakah ini berarti adik Paul tergolong anak Indiho** XD ???

 

Alia Atreides (Anya Taylor-Joy)


sumber  fandom

 

Janin sekecil itu berkelahi dengan takdir

 

  Calon adik Paul yang karena efek water of life mampu berkomunikasi dengan dirinya sekaligus ibunya dalam bentuk mimpi dengan wujud remaja. Fungsinya 11 12 dengan Lady Jessica XD.

 

Stilgar (Javier Baldem)


sumber : wikia

 

  Salah satu pemimpin kaum Fremen yang menjadi mentor Paul dalam mempelajari cara hidup kaum Fremen. Stilgar sendiri adalah orang yang imannya kuat yang otomatis membuatnya percaya 100% dengan ramalan Lisan al-Gaib, apalagi setelah Paul melakukan banyak gimmick yang membuatnya mengeluarkan ekspresi (yang kelak akan menjadi meme) 


sumber : knowyourmeme

 


  Di luar itu Stilgar adalah karakter favorit saya di film ini, untuk penonton yang merasa jika Stilgar adlah contoh orang yang terkena doktrin agama coba lihat film ini dari sudut pandang Fremen dimana mereka dijajah bertahun-tahun tanpa ada yang membela kecuali sebuah ramalan yang entah benar atau tidak, terus tiba-tiba ada orang yang mau membela kaum ini. Tentunya ini adalah jawaban dari “doa” mereka bukan ???

 

Bease Rabban (Dave Bautista)


sumber : wikia

 

  Memiliki nafsu besar untuk memusnahkan kaum Fremen tapi sayangnya tindakannya selalu digagalkan oleh kaum Fremen dengan perlengkapan seadanya (disinilah terlihat betapa cupu tentara Harkonnen XD). Dengan berbagai kegagalan karakter ini cocok menyandang gelar :


sumber : twitter

 

 

Feyd-Rautha (Austin Butler)


sumber : vanity fair

 

 

  Salah satu petinggi House Harkonnen yang diharapkan mampu menjadi penguasa planet Arrakis meskipun adegan pengenalan karakter ini sangat berbau “Kaum berprivilage tinggi nih boss, senggol dong” karena adanya manipulasi dari Baron Harkonnen.

 

  Untungnya, Feyd-Rautha mampu menutupi itu semua dengan aksi dan kemampuan bertarung yang tergolong sadis. Di lain pihak ternyata Feyd-Rautha juga diincar Bene Gesserit untuk menjadi sosok Kwisatz Haderach (tokoh yang menguasai ruang dan waktu tapi ujung-ujungnya malah terkesan seperti aksi mencari “bibit unggul” XD).

 

 Oh ya untuk yang bermental lemah harap hati-hati karena ada adegan “ciuman sesama jenis” yang dilakukan oleh Baron Harkonnen sebagai bentuk “kasih sayang”.

 

Emperor Shaddam IV (Christopher Walken)

sumber  inverse

 

  Penguasa tertinggi / Kaisar di dunia Dune tapi sayang sekali “aura” penguasa tidak saya temukan pada karakter ini (padahal aktornya cukup menjanjikan untuk membuat karakter yang “aneh” -_- ). tingkah lakunya di film ini malah membuat dirinya terlihat seperti “pemimpin boneka” dengan Bene Gesserit sebagai sosok Kanjeng Mami XD.

 

  Tapi siapa sangka dia memiliki peran dalam pembantaian House Atreides!!!

 

Princess Irulan (Florence Pugh)


sumber : koimoi

 

  Anak Emperor Shaddam IV yang memiliki jiwa jurnalis dan ingin mengungkap konspirasi yang terjadi di planet Arrakis, sayang niat baik ini harus dikotori dengan statusnya sebagai anggota Bene Gesserit yang berarti(silahkan isi sendiri XD)

 

Lady Margot Fenring (Lea Seydoux)


sumber : radio times

 

  Anggota Bene Gesserit dengan target Feyd-Reutha yang berarti cara yang digunakannya adalah..


sumber : facebook


  Oh ya, untuk yang bermain “Death Stranding” pasti akrab dengan muka aktris ini yang berperan sebagai Fragile di game tersebut. Jika di Death Stranding dia makan cacing maka di film ini dia melahap cacing XD.


sumber : tenor


Shai-Hulud


sumber : entertainment weekly

 

  Makhluk penghasil Spice Melange yang seharusnya menjadi fokus utama film ini tapi malah berakhir sebagai “taksi” para Fremen XD.

 

Menatap Masa Depan


sumber : amazon

 

  Meskipun belum ada pengumuman resmi, tapi melihat hasil box office film ini yang tergolong lumayan ($700 juta) sepertinya di masa depan kita akan melihat adaptasi “Dune Messiah” yang akan melanjutkan kisah Paul Atreides.

 

  Sekedar pendapat pribadi, pada dasarnya kualitas novel Dune akan menurun pada setiap serinya (apalagi pengarang novel ini sudah lama meninggal dan dilanjutkan oleh keturunannya) karena akan ada beberapa elemen fiksi yang mungkin saat ini akan sulit untuk diterima (baca : dianggap jelek).

 

  Untuk pembukaan, nanti akan ada elemen ini di Dune Messiah


sumber : duniaku

 

Conclusion

 

  Dune : Part Two adalah bukti nyata jika Dune adalah “inspirasi” berbagai karya Sci-Fi meskipun (kembali) harus tampil minimalis. Untuk sekarang nikmatilah kisah para Sobat Gurun Cabang Arrakis Part 2 yang (sialnya) akan terlihat membosankan bagi beberapa orang karena tampil apa adanya.

 

My Score

90, tutorial menjadi “Sobat Gurun Cabang Arrakis (Part 2)”

 

===============================================

===============================================

===============================================

===============================================




Bonus

 

  Hal selanjutnya yang dibutuhkan oleh Paul adalah Propaganda untuk meraih banyak dukungan dalam berbagai bentuk, mungkin Paul bisa “menyontek” dari film ini yang terbukti mampu menggerakkan hati para kaum muda sekaligus menumbuhkan jiwa patriotisme XD.

 

  Tapi tenang saja, apapun keputusan Paul akan ada sosok Stilgar yang…


sumber : knowyourmeme


No comments:

Post a Comment